Terus Bergerak di Jalan Kebaikan

Terus Bergerak di Jalan Kebaikan

Air yang lembut, berjalan menggores luka dan menghantam penghalang, apalagi hanya kita manusia biasa yang mudah berbuat salah dan lupa. Kita akan selalu dihadapkan pada sebuah kondisi, di mana kita harus memilih dan setiap pilihan itu akan membawa konsekwuensi pada diri kita.

Setiap gerak dan langkah, akan bersentuhan dengan cara yang lembut atau dengan cara yang kasar. Pada saat itu, mau tidak mau, suka atau tidak suka, akan ada orang orang yang terluka hatinya, terusik perasaanya dan terganggu kehidupannya. Di sisi lain, ada orang yang merasakan kehangatan dengan kehadiran kita, merasakan kedamaian bersama kita bahkan merasa bahagia ada di sekitar kita.

Yang perlu dikuatkan dalam diri kita adalah sebuah rasa. Rasa yang tulus untuk terus berbuat baik kepada siapapun. Menjadi pribadi barokah yang memberikan banyak manfaat bagi orang di sekitar kita. Yang terus menghadirkan kebahagiaan dan terus bergerak dengan niat baik dan melakukannya dengan cara yang terbaik.

Terlepas nanti ada pihak yang merasa kecewa, merasa terganggu, merasa tidak nyaman, itu sebuah teguran dan nasihat untuk kita. Agar kita tidak merasa cukup dalam berbuat baik. Tidak merasa sempurna dalam melakukan kebaikan. Sehingga muncul rasa-rasa lain dalam diri, untuk terus memperbaiki setiap apa yang masih menghadirkan ketidaknyamanan bagi orang-orang di sekitar kita.

Yang terpenting, jangan berfikir untuk berhenti bergerak. Karena air yang mengalir akan lebih jernih sedangkan air yang menggenang terlalu lama, akan membusuk.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

IBX5999A9550F6D1